SANG RAJA DAN TAHTA
Pada kenyataanya perasaan ini tak berubah bahkan pindah dari tempatnya saja tidak. Bagaikan raja yang memiliki kedudukan tahta yang berkuasa. Seolah semua hal bahkan Keputusan berbalik lagi padanya. Orang baru yang muncul menambah cerita di hidupku saja Bagai angin yang berembus melewatiku. Bahkan bukannya membuatku berpaling dari raja, ia malah semakin membuatku mengingat sang raja.
Seolah yang harusnya sang raja merasa terancam karna tahtanya akan direbut oleh orang lain, ia tidak bahkan tak terusik. Sang raja yang perkasa tanpa mengeluarkan tenaga atau pasukan untuk menyerang pesaingnya justru semakin merengkuh Kerajaan hatiku. Rakyat bertanya, apakah sang raja memiliki seorang penyihir untuk mempertahankan kekuasaanya?
Keperkasaan sang raja juga terbukti dari banyaknya tuan putri dari berbagai wilayah ingin memperebutkan hatinya. Tapi nyatanya belum ada satupun putri yang terdengar bisa meluluhkannya. Raja yang memiliki otak cerdas dan tenang untuk melakukan perjalananya. Bahkan para penasehat Kerajaan pun tak sanggup menembus kepercayaan Rajanya.
Sang raja sepertinya lebih tertarik dengan rakyat biasa. Gadis desa yang unik dan menarik. Raja belum pernah menemukan gadis sepertinya. Tak jarang raja mengunjungi desanya untuk berbincang manis. Sang gadis tentu senang bisa berbincang dengan raja, pemimpin wilayahnya. Beruntung ia terpilih menjadi gadis yang spesial.
Bahkan kepercayaan raja langsung terbuka luas untuk sang gadis desa ini. Mereka sepertinya saling menaruh rasa. Tapi, tahta. Sang raja dan sang gadis desa. Mereka harus bersembunyi, merahasiakan kedekatan mereka. Diujung tahun, raja mendapat keluhan rakyat dan harus mengurus hal itu segera dan tanpa waktu yang pasti. Sang raja berharap gadisnya ikut bersamanya.
Sang gadis ingin, tapi takdir menolaknya. Ia harus melanjutkan pendidikannya disini. Ia Ikhlas raja pergi jauh darinya dengan waktu yang sangat lama. Kepergian raja dan kesedihan keduanya membangkitkan musim hujan yang lama tak muncul seolah menggambarkan kesedihan mereka berdua.
Sang raja menghilang, semua rakyat sedih dan panik untuk mencari kekuasaan tahta selanjutnya. Persaingan sangat ketat. Berhasil, tapi tak bertahan lama. Berhasil, tapi gagal. Berhasil, tapi tak seperkasa sang raja. Seolah tak ada yang bisa menggantikan sosoknya. Sang gadis selalu menunggu kedatangan Kembali sang Rajanya, raja hati, raja cintanya.
Raja, engkau Dimana? Rakyat mencarimu, aku merindukanmu.
Komentar
Posting Komentar